Sekilas Tentang Hama dan Penyakit Tanaman

sumber : belajartani.com

Seperti yang kita ketahui tanaman pangan merupakan bahan makanan bagi kebutuhan manusia.  Pangan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia.  Manusia mencukupi kebutuhan pokok akan pangannya pada mulanya dengan cara berburu dan meramu yaitu mengumpulkan bahan makanan dari sekitarnya.  Hutan dan sekitarnya menjadi sumber untuk mencari bahan makanan baik itu daging / protein hewani dari bintang maupun karbohidrat seperti umbi-umbian yang hidup  dan tumbuh di dalam hutan. 

Namun dengan semakin meningkatnya populasi manusia dan bertambah majunya peradaban manusia, bahan makanan yang berasal dari berburu dan meramu tidak mencukupi lagi.  Mulai dari sinilah kegiatan berburu dan meramu berubah menjadi kegiatan bercocok tanam atau budidaya tanaman.  Meningkatnya  kebutuhan bahan pangan manusia memerlukan teknologi budidaya tanaman yang semakin maju. Pemakaian teknologi budidaya akan meningkatkan produksi tanaman sehingga kebutuhan bahan pangan manusia dapat tercukupi dengan baik. 

Perubahan perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan bahan makanan ini membawa dampak pada ekosistim sekitar baik terhadap lingkungan biotik maupun abiotik.  Dampak dari berubahnya metode penanaman pada suatu kawasan yang semula dilakukan dengan teknologi budidaya multikultur menjadi monokultur adalah menyebabkan berbagai perubahan ekosistem yang mengakibatkan ketimpangan dalam jaring rantai makanan. Salah satu dampak yang merugikan ialah adanya kerusakan pada tanaman budidaya kita yang disebabkan oleh gangguan / serangan hama penyakit tanaman yang disebabkan oleh organisme pengganggu tanaman (OPT).  

Organisme penggangu tanaman dalam arti luas adalah semua bentuk gangguan pada manusia, hewan ternak dan manusia.  Para ahli mengkategorikan organisme pengganggu tanaman ini menjadi tiga kategori yaitu hama, pathogen dan gulma.  Hama tanaman disepakati sebagai semua hewan yang aktifitas hidupnya dapat merusak tanaman dan atau hasilnya sehingga menimbulkan kerugian secara ekonomi.  Gangguan hama terhadap tanaman menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman terhambat yang menyebabkan tanaman tidak bias tumbuh dan berkembang dengan baik yagng pada akhirnya menyebabkan berkurangnya hasil panen bahkan kegagalan panen.  Contoh hewan yang dapat menjadi hama bagi tanaman antara lain serangga, tikus, ulat, burung, dan lainnya. 

Adapun penyakit adalah dampak dari organisme yang yang aktifitasnya menimbulkan kerusakan pada tanaman sehingga mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman menjadi terganggu dan berdampak pada kerugian secara ekonomis. Organisme penyebab penyakit tanaman disebut sebagai pathogen tanaman yaitu organisme yang mendapatkan makanan dari tanaman sehingga tanaman menjadi sakit.  Patogen yang dapat menyebabkan poenyakit pada tanaman antara lain dari golongan jamur (fungi), bakteri, nematode, protozoa, dan atau virus. 

Organisme lain yang yang dapat mengganggu dan merugikan tanaman adalah gulma, yaitu semua bentuk tanaman yang pertumbuhan tidak kita kehendaki seperti rumput, semak, dan sebagainya yang dapat mengganggu tanaman utama yang kita tanam. 

Penyakit tanaman dapat menimbulkan kerugian secara langsung dengan mengurangi kuantitas dan kualitas hasil panen. Selain itu serangan / gangguan penyakit tanaman dapat meningkatkan biaya produksi karena membengkaknya biaya pengendalian  terhadap serangan hama atau penyakit tersebut di lapangan.

Akibat dari besarnya kerugian yang harus diderita oleh petani akibat serangan / gangguan hama dan penyakit menyebabkan sejak dulu para petani berusaha untuk mengendalikan hama penyakit tersebut.  Pada awal mulanya pengendalian hama penyakit tersebut dilakukan secara sederhana dengan cara membunuh hama tersebut secara fisik dan atau mekanis.  Cara sederhana ini pada mulanya effektif untuk mengendalikan serangan hama penyakit serta mengurangi kerusakan yang ditimbulkannya, namun seirirng dengan semakin bertambahnya populasi manusisa serta semakin meluasnya lahan pertanian yang diusahakan maka cara – cara sederhana seperti di atas menjaqdi kurang effektif karena populasi maupun intensitas serangan hama penyakit juga semakin besar.  

Pengendalian terhadap gangguan / serangan hama penyakit selanjutnya berkembang dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.  Pengendalian hama penyakit mulai menggunakan cara-cara yang lebih maju seperti melalui penerapan teknik bercocok tanam, penggunaan varietas tanaman tahan (resisten) dan melalui penerapan teknologi control  biologis seperti penggunaaan parasitoid, predator maupun antagonis.  Perkembangan yang sangat penting adalah ditemukannya Dichloro-Diphenyl-Trichloroethane atau yang lebih dikenal dengan nama DDT pada saat Perang Dunia II yang menjadi awal dilakukannya pengendalian hama penyakit secara drastic melalui penggunaan pestisida sintetik secara luas di dunia.

Selanjutnya penggunaan pestisida sintetik menjadi teknologi “wajib” untuk mengendalikan hama penyakit tanaman yang diterapkan secara luas hampir diseluruh dunia.  Sejalan dengan pemakaian pestisida secara massif tersebut ternyata menimbulkan dampak yang luar biasa bagi kehidupan manusia maupun lingkungan.  Selain berhasil menekan gangguan / serangan hama penyakit tanaman dan berhasil meningkatkan produksi pertanian terutama tanaman pangan secara signifikan, pemakaian pestisida juga menimbulkan gangguan yang serius terhadap lingkungan yaitu pencemaran tanah dan air serta menimbulkan masalah baru yang sebelumnya tidak pernah diperkirakan . 

Pemakaian pestisida secara massif menyebabkan kematian hewan-hewan lainnya yang bukan menjadi sasaran pengendalian.  Banyak hewan-hewan yang ikut mati seperti burung, ikan, binatang ternak maupun musuh alami dari hama-hama yang dikendalikan tersebut bahkan pada beberapa kasus manusia juga ikut mengalami keracunan akibat terpapar pestisida.  Permasalahan baru yang muncul adalah akibat banyaknya musuh alami yang mati maka hama-hama sasaran juga mengalami peningkatan populasi secara drastic yang berakibat pada munculnya peledakan hama. 

Kemudian munculah kesadaran baru dari para ahli pertanian maupun lingkungan untuk mengendalikan hama penyakit ini secara terpadu yang ramah lingkungan yang dikenal dengan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT).  Pengendalian hama terpadu merupakan pengendalian yang dilakukan secara ramah lingkungan dengan mengkombinasikan beberapa metode pengendalian secara kompatibel sehingga rantai makanan dalam ekosistem tetap terjaga dan berjalan seimbang.  Dalam konsep pengendalian hama secara terpadu penggunaan pestisida sintetik menjadi pilihan paling akhir manakala metode pengendalian lainnya tidak  berhasil.  Pengendalian hama secara terpadu ini

Pemahaman mengenai organisme pengganggu tanaman / hama penyakit tanaman menjadi penting agar kita bisa melakukan pengendalian secara tepat dan tidak menimbulkan dampak negative yang merugikan bagi manusia dan lingkungan serta tidak menimbulkan permasalahan yang baru lagi.  Oleh karena inventarisasi maupun indentifikasi hama penyakit serta metode pengendaliannya seyogyanya menjadi perhatian kita bersama 

215 thoughts on “Sekilas Tentang Hama dan Penyakit Tanaman

  1. Chad

    My brother recommended I may like this blog.
    He was entirely right. This post truly made my
    day. You can not imagine just how much time I had spent for this info!

    Thank you!

    Balas
  2. payday loans online

    hello my lovely stopforumspam member

    What are the Types of Loans in Ohio depending on the purpose
    Specific purpose payday loans in Ohio. Funds received in debt may be spent only for a specific purpose specified in the loan agreement.
    Non-purpose loan. The debtor may spend the money received at his discretion.
    Most popular specific purpose payday loans in Ohio are:

    House loan. The most common, of course, is a mortgage when the purchased property acts as collateral for a loan. Sometimes a youth loan is issued, with lighter conditions for debtors. Still quite common is a housing loan that does not imply purchased housing in the form of collateral.
    Car loan – payday loans in Ohio to a car or similar vehicle. The key is often the purchased goods, making the terms of the loan better. Also, loan conditions are improved: car insurance, life and health insurance of the borrower, and receiving a salary to the account of the creditor bank.
    Land loan. To purchase a plot for construction or agricultural activities.
    Consumer. For purchases in modern supermarkets, equipment stores, you can take a personal loan right at the point of sale. Often, specialists located there can contact the bank and get a regular or fast payday loans. Borrowed funds automatically pay for the goods, and the consultant explains when and how to re-pay the debt.
    Educational loan. It is issued to students, as well as to applicants who have passed the competition, to pay for tuition at universities, colleges, etc.
    Broker loan. For the circulation of securities, payday loans in Ohio are issued to an exchange broker, se-curities are purchased securities.
    Others. Objectives not related to those listed, but agreed and approved by the creditor.

    Balas
  3. casino online

    hello my lovely stopforumspam member

    Welcome to Grosvenor Casinos, where you can play a wide range of casino games, from slots to poker, blackjack, and roulette! There’s something for everyone here – become a member of the casino to have the best of online casino gaming. Our Sportbook offers a range of sports betting odds and is available for pre event or in play bets 24/7 and 365 days of the year. Whether you’re here for football tournaments or the latest betting odds for horse racing, Tennis, Golf, Cricket and even Rugby Union, you are covered.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *